news

Zarco: “Tidak Mungkin Kecewa” Diposisi Keempat Phillip Island

By

on

Johann Zarco mengatakan bahwa dia sama sekali tidak kecewa karena tidak naik podium di Grand Prix Australia, setelah diberi kepercayaan kembali oleh Yamaha setelah balapan di Phillip Island.

Pembalap Tech 3 memainkan peran penting dalam GP Australia yang sengit, memimpin dua kali saat ia bangkit melalui tim utama.

Meski sangat dekat dengan podium, Zarco bersikeras setelah balapan ia tidak kecewa karena absen dalam tiga besar, fokusnya hanya pada bagaimana membuat laga menjadi menegangkan di depan lapangan.

“Karena kecewa dengan hasil akhirnya akan menjadi salah dalam cara menganalisa balapan,” kata Zarco.”1.8 detik jarak dari pemenang di [dalam pertarungan] menuju podium.

“Itu adalah perasaan yang bagus, saya bisa balapan dan menyalip. Saya hidup hanya beberapa waktu yang tidak pernah saya jalani sebelumnya dalam hidup saya. Balapan dengan kecepatan sangatlah luar biasa.

“Saya mencoba untuk mendapatkan tempat kedua karena saya merasa baik di belakang Rossi, dia begitu kuat menginjak gas. Anda bisa lihat bahwa Rossi punya pengalaman.

“Saya mencoba mengubah akselerasi lebih baik lagi tapi digaris tikungan terakhir, akhirnya bukan diposisi kedua melainkan diposisi keempat. Tapi jangan khawatir, setelah pertarungan ini dan yang lainnya saya akan menikmati dan terus menikmati momen fantastis ini. ”

“Emosi dalam balapan mencapai 300km/jam … Anda bisa bertarung di sirkuit lain, tapi di sini Anda benar-benar tidak bisa di bawah 200km/jam, jadi sangat luar biasa. Saya ingin memanggil pelatih saya dan melihat balapan lagi.

“Mungkin itu seperti balapan Moto3, tapi kami¬†[lebih cepat] 100km/jam. Seperti yang saya katakan, Anda harus menghidupkan emosi untuk mempercayainya. ”

“Maverick menyalip [Marquez] di Turn 4 dan saya hampir dikecepatan yang sama,” jelasnya.

“Marquez kita tahu dia juga handal di tikungan dengan kecepatan bagus, jadi tidak mungkin melambat lagi, dan saya harus mendekatinya.

“Dia pandai karena saat Anda merasa ada yang salah dengan bagian belakang motornya, dia memungut motornya dan menyimpannya.

“balapan jadi panas, tapi kemudian dia melakukan hal yang sama pada Valentino dan [Andrea] Iannone dan melakukan hal yang sama pada saya di Turn 6. bahkan [Cal] Crutchlow menyentuh lututku. Kita adalah pejuang dan kita harus terus berjuang. ”

Keberhasilan Zarco diposisi keempat memastikan statusnya di Rookie of the Year musim ini, sebuah penghargaan yang membuat Jonas Folger absen dari dua balapan terakhir.

Zarco menambahkan bahwa balapan tersebut mengingatkannya pada duel Moto3 berkecepatan tinggi, dan mengaku ada beberapa momen yang membuka matanya.

Recommended for you